SURABAYA, BISNISJAKARTA.ID – Direktur Keamanan Penerbangan Budhi K. Kresna melaksanakan kunjungan kerja monitoring angkutan lebaran 2024 pada empat moda transportasi di Surabaya, 9 – 11 April 2024. Terpantau pelayanan penerbangan dan penumpang di Bandara Internasional Juanda berjalan dengan baik dan lancar.
Dia juga menuturkan, PT Angkasa Pura I selaku pihak pengelola bandara telah mempersiapkan posko angkutan lebaran di area pintu masuk keberangkatan yang mudah dijangkau oleh penumpang. Selain itu fasilitas publik seperti kebersihan toilet dan musholla tak luput menjadi perhatian untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa penerbangan.
Selain mengunjungi bandara, Budi Kresna juga melakukan monitoring ke Terminal Tipe A Purabaya yang telah melayani lebih dari 393.065 penumpang. “Puncak arus mudik penumpang terjadi pada 8 April 2024 dengan 47.568 penumpang yang berangkat dan 21.864 penumpang tiba, meningkat 78% dibandingkan tahun 2023,” ungkapnya.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik, Terminal Tipe A Purabaya telah melakukan ramp check secara acak terhadap 150 bus tiap hari. “Bus yang dinyatakan laik jalan akan dipasang stiker tanda kelaikan dan adanya kewajiban untuk melakukan tes urine dan tes narkoba bagi crew bus,” ucapnya.
Budi K. Kresna meninjau Pelabuhan Tanjung Perak, terlihat bahwa puncak arus mudik terjadi pada tanggal 3 April 2024, dengan 2.513 penumpang berangkat dan 13.240 penumpang tiba. Sedangkan pergerakan pada 9 April 2024 melandai stabil dengan jumlah 917 penumpang berangkat dan 7.917 penumpang tiba.
Pada moda transportasi kereta api, penyelenggaraan angkutan lebaran di Stasiun Kereta Api Surabaya Pasar Turi telah melayani lebih dari 53.797 penumpang, dengan puncak arus mudik pada 6 April 2024, yang mengalami kenaikan sejumlah 9% apabila dibandingkan dengan tahun 2023, dengan jumlah 8220 penumpang berangkat dan 7706 penumpang tiba. Peningkatan penumpang arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 14 April 2024. (son)



















