JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI (Institut STIAMI) menyelenggarakan wisuda ke-45 yang digelar di Gedung Balai Samudera – Jakarta Utara, 25 – 26 Oktober 2023. Mengusung tema “Dengan Semangat 45, Bersama Membangun Bangsa,” sebanyak 1.573 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti prosesi wisuda.
Adapun rincian jumlah wisudawan terdiri dari 59 lulusan program vokasi, 1.349 lulusan program sarjana, dan 165 mahasiswa program pascasarjana. Puncak acara wisuda ini ditandai dengan pelantikan para wisudawan oleh Dr. Euis Komalawati, S.Sos, M.Si., yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas Rektor Institut STIAMI. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III DKI Jakarta, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc, yang memberikan semangat dan dukungan bagi lulusan Institut STIAMI.

Prestasi para lulusan terbaik dari berbagai program studi tidak dapat diabaikan. Pada program vokasi, lulusan terbaik Program Studi Administrasi Bisnis, Aprilianti
Wulandari, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,99. Demikian juga pada Program Studi Perpajakan, Dian Rahmawati meraih IPK 3,99, dan Program
Studi Akuntansi Bisnis, Melisa Indah Lestari dengan IPK 3,74. Mereka menerima Beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana di Institut STIAMI sebagai penghargaan atas prestasi luar biasa mereka.
Sementara itu, pada program sarjana, lulusan terbaik Program Studi Administrasi Publik, Qotrunnada Hamidah meraih IPK 3,99. Program Studi Administrasi Bisnis juga menghasilkan lulusan terbaik, Salsya Nuri Hamidah dengan IPK 3,99. Program Studi
Hospitaliti dan Pariwisata diwakili oleh Jamil Cholillurohman Pratomo dengan IPK 3,91, sementara Program Studi Manajemen Komunikasi meraih lulusan terbaik, Raissa Hanum, dengan IPK 4,00.

Program Studi Manajemen Logistik juga tak kalah mengesankan, dengan Sri Ambarsari yang meraih IPK 3,98. Mereka semua akan menerima Beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana di Institut STIAMI sebagai penghargaan atas pencapaian unggul mereka.
Di tingkat pascasarjana, lulusan terbaik dari Program Studi Ilmu Administrasi adalah Dedy Setiawan dengan IPK 4,00. Dengan prestasi gemilang ini, Dedy Setiawan diberi kesempatan untuk menjadi dosen di Institut STIAMI, mengukir perjalanan akademik yang cemerlang.
Selain itu, dalam perayaan ini, dilakukan pengukuhan guru besar bidang manajemen kepada Prof. Dr. Drs. Ahmad Hidayat, M.S. Pengukuhan guru besar ini merupakan pengakuan atas keilmuan di bidang akademik yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh komunitas akademik untuk terus mengejar keunggulan dalam bidang ilmiah dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.
Institut STIAMI berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Melalui perayaan wisuda ke-45 ini, institusi ini menegaskan kembali tekadnya untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa melalui pendidikan berkualitas. (son)










