DENPASAR, BISNISJAKARTA.ID – Kementerian Perhubungan minta stakeholder meningkatkan efisiensi logistik dalam mendukung perekonomian nasional melalui integrasi layanan marine nasional. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha dalam acara Marine Business Forum yang diselenggarakan oleh PT. Pelindo Jasa Maritim di Bali, Sabtu (16/10).
Dalam acara yang mengusung tema Marine Integration for the Nation ini, Dirjen Arif menyampaikan, beberapa upaya integrasi yang sudah dimulai dari standarisasi layanan marine. Standarisasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan kualitas pelayanan prima yang sama di lebih banyak lagi pelabuhan di Indonesia. “Adanya kualitas pelayanan prima yang terstandarisasi pada layanan marine di seluruh Indonesia akan memberikan manfaat efisiensi pada proses bisnis logistik di Indonesia,” jelas Dirjen Arif.
Langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang harus didukung oleh seluruh stakeholder terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Arif juga meminta seluruh pihak untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi dalam memajukan transportasi laut di Indonesia.
Adapun nilai efisiensi yang dicapai dari adanya kolaborasi dan integrasi akan menguntungkan para pelaku bisnis logistik di industri maritim nasional. Kemudian nantinya manfaat efisiensi juga akan dirasakan oleh masyarakat Indonesia berupa harga berbagai komoditas yang lebih stabil dan lebih terjangkau baik di wilayah barat maupun timur Indonesia.
Pemerintah saat ini telah memberikan berbagai kemudahan penggunaan Tol Laut dengan memanfaatkan digitalisasi dan Teknologi Informasi melalui aplikasi “SITOLAUT”.
Untuk itu, Dirjen Arif mengajak semua pihak untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kreativitas dalam memberikan pelayanan agar lebih murah, lebih cepat dan lebih transparan serta optimalisasi penerapan digitalisasi sektor maritime, termasuk dalam mewujudkan Green Port atau Pelabuhan Berwawasan Lingkungan.
Dalam rangka mewujudkan Green Port, salah satu alternatif yang dapat digunakan di pelabuhan dalam mengurangi tingkat emisi di pelabuhan adalah melalui penerapan Fasilitas Listrik Darat atau On-Shore Power Supply (OPS). (son)










