Press "Enter" to skip to content

Pariwisata Labuan Bajo Dilengkapi Kapal Wisata Bottom Glass

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, Kementerian Perhubungan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pengoperasian Kapal Wisata Bottom Glass di Labuan Bajo dengan PT Meratus Line di Jakarta, Kamis (15/9).

MoU ditandatangani Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Hendri Ginting dan Direktur Utama PT Meratus Line Slamet Raharjo. Adapun ruang lingkup dari MoU ini meliputi pengoperasian 2 (dua) unit kapal wisata bottom glass, yakni Kapal Baswara Bahari 1 dan Baswara Bahari 2 berikut pemeliharaan dan perawatannya.

Hendri Ginting mengungkapkan, kapal Bottom Glass ini merupakan jenis kapal yang pertama kali dibangun oleh anak bangsa yang dilengkapi dengan kaca di bagian bawah kapal. “Kapal ini dibangun dengan standar peraturan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) volume VII ‘Rules for Small Vessel Up To 24 Metres’ berjenis catamaran dengan Dual Hull,” terang Capt. Ginting.

Kapal Bottom Glass ini, lanjutnya, memiliki panjang 23,1 meter dengan GT. 129, sarat kapal 2,22 meter, kecepatan ± 10 knot dan mampu menampung sejumlah 44 (empat puluh empat) orang penumpang dan 5 (lima) orang anak buah kapal (ABK). “Kapal wisata bottom glass ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata marine tourism di wilayah Labuan Bajo pasca pandemic. Saya berharap pengoperasian kapal ini dapat memberikan hasil yang optimal kepada masyarakat,” tutup Capt. Ginting. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.