KAYANGAN, BISNISJAKARTA.ID – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan bersama dengan Cabang Lembar di Nusa Tengah Barat telah melakukan langkah penataan dan perbaikan fasilitas Pelabuhan dan Kapal, seiring upaya peningkatan kualitas pelayanan ASDP demi kenyamanan pengguna jasa.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, ASDP terus berupaya menghadirkan layanan prima kepada seluruh pengguna jasa dengan melakukan penataan dan pengembangan di Kawasan Lombok, NTB demi menunjang layanan penyeberangan dan pelabuhan yang lebih berkualitas dan modern. “Wilayah NTB saat ini menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan, dan menjadi lokasi kegiatan bertaraf internasional. Tidak lama lagi NTB akan menjadi sorotan dunia melalui penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Karenanya, ASDP sangat concern untuk menjadikan pelabuhan ferry sebagai fasilitas pendukung konektivitas yang andal dan modern,” tuturnya.
Di Pelabuhan Kayangan, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir ini ASDP telah melakukan peningkatan fasilitas pelabuhan antara lain pembetonan area parkir pelabuhan, pengaspalan jalan keluar masuk pelabuhan, rehabilitasi talud dan pembangunan tolilet serta penataan taman.
Upaya ini dilakukan sebagai wujud komitmen ASDP untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Dan untuk Tahun 2022, ASDP Cabang Kayangan telah merencanakan program pengembangan dan perbaikan fasilitas pelabuhan diantaranya pembangunan ruang tunggu, penataan foodcourt, penataan dropzone, penataan tenant, penataan parkir siap muat, renovasi tollgate dan rehabilitasi tiang pancang serta pengaspalan di area parkir. Selain itu, kawasan pelabuhan juga akan dilengkapi dengan area khusus UMKM, sehingga para pedangang di kawasan pelabuhan bisa lebih tertata dan nyaman.
Shelvy mengatakan, upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan penyeberangan dan pelabuhan di NTB termasuk di Pelabuhan Kayangan tentu sejalan dengan rencana Penyesuaian tarif penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan, Lombok – Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa, yang akan diberlakukan mulai Selasa (1/3) besok.
Sejak pekan lalu, Dinas Perhubungan NTB bersama ASDP dan jajaran Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), telah melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Pemberlakukan penyesuaian tarif Kayangan – Poto Tano ini sesuai Surat Keputusan Gubernur NTB No 550 – 72 Tahun 2022 dan Keputusan Direksi PT ASDP IF Persero Nomor KD.46/OP.404/ASDP-2022. Penyesuaian tarif telah melalui beberapa tahapan dan kajian yang melibatkan seluruh stakeholders, seperti ASDP, Gapasdap, Organda, Yayasan Perlindungan Konsumen (YPK), dan akademisi.
Shelvy menyampaikan bahwa penyesuaian tarif terpadu di lintas Kayangan – Poto Tano sebesar 9,93 persen juga didasari adanya kenaikan UMK, inflasi dan kenaikan kurs dollar yang menyebabkan peningkatan biaya perawatan dan perbaikan kapal. Selain itu penyesuaian tarif terakhir dilaksanakan pada tahun 2017. “Penyesuaian tarif tentu berbanding lurus dengan pelayanan. Artinya, dengan adanya penyesuaian tarif ASDP akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memenuhi standar pelayanan minimum,” ujarnya lagi.
Sebelumnya, Ketua Gapasdap Kayangan – Pototano, Iskandar Putra menyampaikan bahwa penyesuaian tarif Kayangan – Poto Tano telah diusulkan Gapasdap kepada Pemprov NTB melalui Dinas Perhubungan. Hal ini dilakukan karena lintasan Kayangan – Poto Tano merupakan satu-satunya penyeberangan yang belum melakukan penyesuaian tarif sejak lima tahun lalu.
Gapasdap turut mengapresiasi Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah yang sudah menerbitkan SK penyesuaian tarif tersebut. “Sesuai harapan kami memang penyesuaian tarif ini dibutuhkan, karena biaya operasional kapal yang terus meningkat sementara tarif sudah lima tahun belum disesuaikan. Kami menyambut baik,” katanya. (son)










