Press "Enter" to skip to content

Kecuali Angkutan Ini, Ditjen Laut Larang Kapal Beroperasi

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan pelaksanaan mudik. Terkait dengan kebijakan tersebut, Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. “Pengendalian transportasi dilakukan melalui pelarangan pengoperasian sarana transportasi penumpang, termasuk untuk moda laut. Adapun untuk transportasi logistik tetap berjalan seperti biasa,” kata Direktur KPLP Achmad saat bincang santai dengan anggota Forwahub di Jakarta, Jumat (9/4).

Selain angkutan logistik, Ahmad mengatakan, pengecualian diberlakukan terhadap kapal-kapal untuk kebutuhan khusus, di antaranya kapal penumpang yang melayani pemulangan TKI/pekerja migran Indonesia/WNI serta ABK WNI pada kapal asing, kapal rutin yang melayani pelayaran lokal terbatas dalam satu kecamatan, satu kabupaten dan satu provinsi, kapal pengangkut barang logistik/barang pokok/penting dan barang esensial lainnya, pelayaran perintis pada daerah tertinggal, terluar dan perbatasan serta kapal penumpang yang melayani TNI, Polri, ASN, tenaga medis yang sedang bertugas.

Untuk memantau aturan tersebut berjalan dengan efektif, Ahmad mengatakan, Ditjen Perhubungan Laut membuka 51 Posko pengendalian. Ahmad menegaskan, pihaknya juga akan melakukan peningkatan ketertiban dan keamanan di pelabuhan dan perairan, termasuk menyiagakan personil KPLP dan kapal patroli untuk mengamankan perairan Indonesia selama masa Angkutan Lebaran, terutama pada periode larangan mudik.

Intinya, KPLP akan menjalankan fungsi penegakkan hukum di laut dan pelabuhan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama bertugas.

Hal penting lain yang harus diwaspadai, ungkap Ahmad, adalah terjadinya cuaca ekstrim yang melanda wilayah Indonesia. Atas dasar fenomena tersebut, Dirjen terus menegaskan kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan menaati peraturan keselamatan tanpa kompromi.

Ahmad berharap tidak ada kejadian kecelakaan kapal baik yang disebabkan cuaca buruk. Namun demikian, kapal patroli KPLP tetap disiagakan jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan di laut dan segera memberikan pertolongan terhadap kapal dan penumpang yang mengalami musibah.

Selain itu, juga terus melakukan upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan personil KPLP dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran melalui berbagai kegiatan, seperti pembekalan personil SAR di perairan dan pelabuhan, pelatihan Boarding Officer ataupun kegiatan peningkatan kompetensi lainnya. (son)

 

Mission News Theme by Compete Themes.