Press "Enter" to skip to content

Tiga Sekolah Ini Galang Bantuan Untuk Korban Gempa Sulbar

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA –Tiga sekolah di lingkungan Kementerian Perhubungan yang berada di wilayah Sulawesi menggalang donasi untuk membatu penanangan pasca musibah gempa di Sulbar. Tiga sekolah tersebut yakni Politeknik Pelayaran (poltekpel) Barombong, Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar, dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.

Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Sugihardjo di Jakarta, Selasa 19/1) mengapresiasi gerak cepat ketiga sekolah tersebut dalam kepwdulian kepada sesama. “Ini merupakan wujud nyata empati dan kepedulian yang di tunjukkan oleh seluruh civitas akademika di lingkungan BPSDMP khususnya dari 3 sekolah tersebut dalam membantu para korban musibah gempa bumi di wilayah Sulawesi Barat,” ungkap Sugihardjo.

Sebelumnya, Sugihardjo menyerahkan bantuan kemanusiaan Poltekpel Barombong ke Posko Utama BNPB Sulbar yang berada di Markas Korem Mamuju. Selain itu bantuan juga dibagikan langsung ke beberapa kamp pengungsian di sekitar Kota Mamuju dan Majene.

Bantuan tersebut, lanjut Sugihardjo, merupakan hasil penggalangan yang dikumpulkan oleh Poltekpel Barombong, Poltekbang Makassar dan PIP Makassar dengan bantuan dari seluruh staf, baik ASN maupun Non ASN, Dharma Wanita Persatuan, para taruna, serta masyarakat sekitar kampus.

Selain sembako dan kebutuhan bagi para korban, menurut laporan yang diterima dari Makassar, tim relawan yang dikirim juga menyertakan tenaga psikolog dan sejumlah tenaga medis guna membantu masyarakat untuk konseling guna meringankan dan menghilangkan trauma akibat bencana. “Demikian juga dengan tenaga medis yang terdiri dari tim dari Poltekbang Makassar, Poltekpel Barombong, dan PIP Makassar telah terjunkan ke lokasi musibah, mereka akan menjalankan fungsinya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban” tambah Sugihardjo.

Kepala BPSDMP ini menyampaikan bahwa dengan adanya kepedulian ini dapat membatu dan meringankan beban para korban bencana alam di wilayah Sulawesi Barat.

Senada dengan hal tersebut di atas, Direktur PIP Makassar, Capt. Sukirno, mengungkapkan, bahwa tim Relawan dan bantuan telah diberangkatkan melalui jalur darat. “Tim Relawan dari PIP Makassar telah kami lepas kemarin pada hari minggu, dengan tim yang terdiri dari Dokter, Perawat, dan relawan dengan membawa bantuan beras dan makanan. Saat ini Tim bergerak ke Mamuju dengan laporan terakhir masih berada Kab. Polewali Mandar.” ungkap Capt. Sukirno.

Di lain pihak, Direktur Poltekpel Barombong, Capt. Sugiyono di Makassar mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya telah melakukan proses mitigasi dan idenfitikasi ke lapangan, maka telah dibentuk Aksi Peduli Gempa Sulbar dan Tim Relawan telah diberangkat ke lokasi sebanyak 14 orang. “Sedang jumlah kendaraan ada empat unit yang terdiri dari 1 kedaraan untuk membawa bantuan berupa sembako dan obat obatan yang berasal dari sumbangan pegawai Poltekpel Barombong. Selain itu, juga ada 1 mobil ambulance, 1 mobil untuk tim relawan dan 1 kendaraan disiapkan untuk evakuasi taruna ke Poltekpel Barombong yang terdampak bencana gempa tersebut.” jelas Capt. Sugiyono.

Selain itu, Direktur Poltekbang Makassar, Ahmad Bahrawi, menambahkan, meski bantuan pihaknya telah diberangkatkan ke Sulawesi Barat, namun posko penggalangan bantuan di kampus Poltekbang Makassar masih tetap akan dibuka. “Posko penggalangan masih akan kita buka. Posko ini sebagian adalah inisiasi dari para taruna kita. Selanjutnya, jika masih ada bantuan, kita akan koordinasikan ke pihak atau lembaga yang membawa bantuan ke Sulbar untuk menyalurkannya,” Pungkas Bahrawi.

Di tempat berbeda, Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – STTD melalui Resimen Korps Taruna juga menghimpun bantuan berupa Donasi bagi korban musibah Banjir di Kalimantan Selatan dan Gempa Bumi di Sulawesi Barat. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.