Press "Enter" to skip to content

SIPENCATAR Kemenhub Jaring 10.899 Peserta

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. JAKARTA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) mengumumkan kelulusan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) 2020. Sebanyak 10.899 peserta dapat mengikuti tahapan tes selanjutnya yaitu Tes Kesehatan dan Tes Kesamaptaan.

SIPENCATAR merupakan rangkaian kegiatan penerimaan Calon Taruna/i pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan baik jenjang pendidikan diploma maupun non-diploma melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), yang terdiri atas beberapa tahapan seleksi dengan penerapan sistem gugur.

Adapun tujuan dari penyelenggaraan SIPENCATAR pada perguruan tinggi Kementerian Perhubungan yaitu untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia transportasi nasional yang berbasis kompetensi baik secara kualitas maupun kuantitas.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sendiri diselenggarakan serentak di 39 lokasi di Indonesia dimulai pada 21 Juli sampai dengan 13 Agustus 2020 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik BKN.

Jumlah peserta SKD yang dapat mengukuti seleksi lanjutan ini berdasarkan pada penyampaian surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi kepada Menteri Perhubungan melalui Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Calon Mahasiswa Sekolah Kedinasan 2020 nomor: K26-30/W3009/IX/2020 tanggal 4 September 2020 perihal Penyampaian Hasil SKD Calon Mahasiswa Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan Tahun 2020.

Sugihardjo menyampaikan, pada SIPENCATAR tahun ini terdapat program reguler pola pembibitan (polbit), reguler non pola pembibitan, dan non reguler (mandiri).

“Program reguler pola pembibitan, merupakan program SIPENCATAR yang dilaksanakan secara terpusat dan serentak oleh Kementerian Perhubungan dalam rangka mengisi formasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah, yang formasinya telah ditetapkan sebelumnya oleh Menteri yang mempunyai urusan di bidang pendayagunaan aparatur negara. Sedangkan pada program reguler non polbit, lulusannya diperuntukkan bagi pemenuhan SDM bidang transportasi pada BUMN, operator dan perusahaan industri di sektor transportasi lainnya,” ungkap Sugihardjo.

Pada program non-reguler (Mandiri), Sugihardjo menambahkan, merupakan SIPENCATAR yang dilaksanakan secara mandiri oleh Perguruan Tinggi pada Kementerian Perhubungan yang lulusannya diperuntukkan bagi pemenuhan SDM bidang transportasi pada BUMN, operator dan perusahaan industri di sektor transportasi lainnya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.