Press "Enter" to skip to content

PPD-SAG Siap Operasikan Bus Listrik

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) sebagai perusahaan berplat merah yang bergerak dibidang transportasi darat senantiasa mendukung akselerasi pengembangan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) pada core business usahanya.

Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) mengenai kerjasama penyediaan bus listrik Perum PPD oleh PT. Sinar Armada Globalindo (SAG) dilakukan Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa dan Direktur Utama PT. Sinar Armada Globalindo Bapak Johannes Herwanto yang berlangsung di Jakarta, Selasa (9/11).

Komitmen tersebut sebagai upaya menyukseskan amanat dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak dan meningkatkan ketahanan energi nasional serta menjadikan Indonesia yang bebas emisi karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Perum PPD akan melakukan konversi peremajaan bus berbahan bakar diesel menuju bus listrik sebagai upaya pembuktian konsistensi Perum PPD dalam rangka pengurangan polusi udara yang disebabkan oleh penggunaan pribadi dan mendukung program pemerintah menjadikan kendaraan di Indonesia ramah lingkungan dengan menggunakan kendaraan listrik termasuk bus.

Dalam rencana peremajaan bus tersebut, Perum PPD berencana melakukan pengadaan 100 unit bus listrik di 2022 yang bekerjasama dengan produsen dan APM seperti Golden Dragon. Berbeda dengan kerjasama bus listrik sebelumnya, kali ini Perum PPD menggandeng PT. Sinar Armada Globalindo dengan produk bus listrik bernama SAG.

SAG merupakan bus listrik yang teringan dikelasnya dengan berat asli dalam keadaan kosong hanya 12.332 Kg serta dilengkapi oleh fire protection system dan hepa filter membuat bus dengan kapasitas 60 penumpang ini mantap digunakan untuk peruntukan sebagai angkutan umum perkotaan.

Pande Putu Yasa menyambut dengan hangat kerjasama kedua perusahaan dalam produksi dan pengoperasian bus listrik ini. Sehingga semakin menegaskan peran serta PPD dalam sejarah baru pengoperasian bus listrik di Ibu Kota. Dimana bus listrik dapat memainkan peran penting di masa depan, selain emisi rendah jauh dari itu dapat menciptakan kehidupan lebih baik termasuk bagi anak cucu dan generasi mendatang.

Dalam berbagai aspek, bus listrik mempunyai peranan yang besar tidak hanya permasalahan lingkungan namun juga adanya potensi besar menjadikan bus listrik lebih berkembang dalam bisnis dan dorongan bagi Perum PPD mewujudkan visi perusahaannya yaitu perusahaan berwawasan lingkungan.

Diharapkan penandatangan MoU ini dimulainya bagian sejarah baru transpotasi umum di Ibu Kota dengan mulai beralih dari penggunaan transportasi pribadi sehingga menciptakan ekosistem dari kendaraan listrik di Indonesia bisa semakin cepat berkembang dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya.

Menjelang akhir tahun 2021, sebagai pelopor operator bus listrik terbesar Perum PPD telah melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan lebih dari 6 Agen Pemegang Merek (APM) serta melayani uji coba bus listrik sejak tahun 2019 dan mengoperasikannya di berbagai kota di Indonesia. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.