Press "Enter" to skip to content

PO SAN Usung Lima Pilar Ini Hadapi Tantangan Bidang Transportasi Darat

Media Social Share

BENGKULU, BISNISJAKARTA.ID. – Jelajah Sumatra yang dilakukan Perpalz TV telah sampai di wilayah Bengkulu, Jumat (19/3). Perjalanan Perpalz TV seakan bernostalgia mengenai masa lalu saat Perusahaan Otobus Siliwangi Antar Nusa (PO SAN) pertama kali berdiri pada tahun 1978.

Dalam awal bisnisnya, PO SAN, tidak langsung menspesialisasikan diri sebagai operator bus penumpang. Sebagai rintisan bisnis awalnya justru sebagai angkutan barang dengan menggunakan kendaraan light truck (truk ringan).

Saat itu, pemilik PO SAN yakni Haji Hasanuddin Adnan berdalih dengan adanya jasa pengangkutan barang tersebut agar masyarakat Bengkulu tidak begitu terisolasi dari kota-kota lainnya. Atas tekad mengangkat martabat warga setempat, akhirnya ayah dari Kurnia Lesani Adnan ini meresmikan bus angkutan untuk masyarakat yang ingin menggunakan untuk berpergian.

Sejak beroperasi dari 31 tahun lalu, PO SAN ini sudah berkembang begitu pesat. Mulai dari awalnya melayani layanan antar jemput door to door, sampai saat ini PO SAN sudah memiliki rute tetap yakni melayani masyarakat untuk rute Bengkulu – Jakarta, Bengkulu – Padang, dan Bengkulu – Palembang.

Rute tersebut secara resmi dijalankan pada 1992, dan sampai saat ini PO SAN yang ditangani oleh Kurnia Lesani Adnan, yang merupakan putera ketiga Hasanuddin.

Dalam masa pandemi ini, PO SAN ingin membagikan semangat untuk bangkit kepada semua pengusaha otobus untuk bisa kembali menjalankan bisnisnya dengan keadaan regulasi new normal

Kurnia Lesani Adnan, akrab dipanggil Sani juga ingin semua pengusaha otobus di Indonesia untuk terus memperhatikan keselamatan serta kenyamanan setiap pelanggan di mana hal tersebut merupakan salah satu tujuan yang harus dicapai oleh operator bus.

Sani pun membeberkan 5 kunci kesuksesan PO SAN dalam melewati berbagai tantangan selama ini, terutama ketika pandemi Covid-19. “Kami memegang teguh 5 Pilar dalam menjalankan bisnis ini yaitu akhlak, kejujuran, disiplin, tanggungjawab dan rasa memiliki atau sense of belonging,” ujar pria berkacamata yang sekaligus menjadi host dan pendiri Perpalz TV.

Dia menambahkan, PO SAN di bawah kepemimpinannya akan selalu mengedepankan kenyamanan para konsumen dengan menyediakan armada bus terbaik dan fasilitas-fasilitas yang memanjakan mereka.

Founder Siliwangi Antar Nusa (PO SAN) Hasanuddin Adnan mengatakan perihal bisnis angkutan bus ini. PO SAN pastikan sudah sangat banyak mengalami pasang surut. Poin penting dalam usaha yang menjadi kunci sukses hingga saat ini adalah PO SAN terus memberikan pelayanan yang terbaik, menghadirkan armada-armada yang terbaik, kru dan pengemudi yang ramah dan siap melayani konsumen.

“Pandemi tentunya berdampak pada usaha PO SAN, tetapi kami percaya ini akan segera berlalu. Saat ini kami rasakan kondisi sudah mulai membaik, dimana penumpang sudah mulai kembali meskipun belum seperti semula. Pada musim mudik nanti kami sedikit punya harapan, terlebih pemerintah sudah membuka peluang untuk itu,” ujar Hasanuddin. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.