Press "Enter" to skip to content

Perlu Sosialisasi Secara Masif Agar Pemda Dukung Muatan Balik Kapal Tol Laut

Media Social Share

SURABAYA, BISNISJAKARTA.ID – Agar niat pemerintah mensubsisidi kapal tol laut tidak sia-sia, perlu sosialisasi secara masif serta dukungan maksimal dari Pemerintah Daerah. Realitas tersebut perlu dikedepankan memgingat masih banyak masyarakat di daerah penghasil komoditas tertentu belum familiar dengan sistem Sitolaut, aplikasi berbasis digital sebagai basis memanfaatkan layanan jasa kapal tol laut.

Kapten kapal tol laut Kendaga Nusantara 8 Capt. Chaerudin saat berbincang dengan anggota Presstour Forwahub di Pelabuhan Tanjung Perak – Surabaya, Senin (12/4) mengatakan, sejauh ini baru satu kepala daerah yaitu Bupati Morotai yang benar-benar adaptif dengan komitmen pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dengan monsosialisasi dan mendukung rakyatnya memanfaatkan jasa layanan kapal tol laut.

Realitas tersebut, kata Chaerudin, terlihat dari makin meningkatnya muatan kapal balik dari Kabupaten Morotai menuju Pulau Jawa dengan berbagai komoditas lokal untuk dipasarkan di Pulau Jawa. “Berbagai komoditas lokal sangat dibutuhkan di Pulau Jawa,” katanya.

Dari puluhan trayek layanan jasa tol laut, Chaerudin beraharap ada kepedulian dan perhatian kepala daerah agar ikut mensosialisasi kebijakan pemerintah soal tol laut ini. Ia pastikan, beberapa trayek yang muatan baliknya sudah mulai penuh, banyak masyarakat yang berterima kasih kepada pemerintah karena sudah disinggahi kapal tol laut, dan telah berdampak pada peningkatan ekonomi keluarganya.

Chaerudin mengatakan, muatan untuk menuju daerah Indonesia Timur dan daerah 3TP sudah tidak ada masalah. Bahkan di beberapa daerah, disparitas harga kebutuhan masyarakat sudah mulai normal. “Sebenarnya perlu sosialiasi lebih gencar lagi agar masyarakt di suatu daerah yang disinggahi kapal tol laut dapat memahami sistem Sitolaut. Mereka itu umumnya belum familiar dengan teknologi, sementara komoditas yang mau diangkut sebenarnya cukup potensial,” kata Chaerudin.

Di tempat yang sama, Kabid Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak, Capt. Miftakhul Hadi saat menyambut kedatangan kapal tol laut Logistik Nusantara 3 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (12/4) mengatakan, muatan balik kapal tol laut sejauh ini belum optimal. Oleh karena itu, perlu dukungan dan peran pemerintah daerah dalam mensosialisasi kebijakan subsidi kapal tol laut kepada masyarakatnya.

Melihat muatan balik kapal tol lut selama ini, Miftakhul mengaku, dirasakan kurang maksimal. Mungkin harus ada peran dari pemerintah daerah dan peran kementerian dan lembaga terkait untuk ikut mensosialisasi kebijakan soal subsidi kapal tol laut ini.

Ia mengatakan, ada beberapa daerah yang disinggahi kapal tol laut dengan produksi tertentu seperti jagung akan bisa meningkatkan muatan balik terutama ketika waktunya panen panen raya. “Gak lama lagi ada panen raya jagung di Bima yang akan disaksikan  Mentan, dan diyakini hasil panen akan menjadi kuatan balik menuju Pulau Jawa,” katanya.

Ia mengatakan, upaya pihak Kementerian Perhubungan mensosialisasi kebijakan seputar kapal tol laut ini sudah sering dilakukan. Bahkan ada beberapa daerah yang berkomitmen untuk memasok muatan kapal laut. “Kita ini sudah bukan lagi seperti PNS, tetapi sudah seperi sales dalam rangka mensosialisasi kebijakan tol laut ini, agar muatan balik dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” kata Miftakhul.

Yang sudah dirasakan sosialisasi sukses seperti muatan balik dari Kabupaten Marotai, dimana muatan balik hasil pertanian dan perikanan sudah memenuhi ekspektasi pemerintah. “Kita berharap pemda lain yang disinggahi kapal tol laut meniru Pemda Morotai dalam memanfaatkan layanan jasa kapal tol laut,” ungkapnya.

Kalau masyarakat memanfaatkan jasa layanan jasa kapal tol laut, Miftakhul yakin, tingkat perekonomian di daerah tersebut akan meningkat. “Ini program pemerintah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakt di daerah 3TP itu,” tutupnya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.