Press "Enter" to skip to content

Kembangkan SDM Transportasi, BPSDMP Gandeng Stakeholder di Sulut

Media Social Share

BISNISJAKARTA.ID. MANADO – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi. Kerja sama ini dituangkan dalam bentuk 2 (dua) Kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Kepala BPSDMP, Sugihardjo, Gubernur Sulawesi Utara, Ollu Dondokambey, dan Kepala BPSDM Perhubungan dengan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Ellen Joan Kumaat di Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Kesepakatan bersama ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan sinergi dalam pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia transportasi. “Adanya kolaborasi dan sinergi antara BPSDM Perhubungan dengan Pemprov Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi yang diwujudkan dalam penandatanganan kesepakatan bersama ini diharapkan bisa menjadi titik awal untuk terwujudnya link and match antara pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh BPSDM Perhubungan dengan kompetensi yang dibutuhkan pada dunia kerja”, ungkap Sugihardjo.

Sugihardjo mengatakan bahwa sebagaimana disampaikan oleh bapak Presiden Joko Widodo bahwa untuk membangun Indonesia menjadi negara yang maju, bertumpu pada Sumber Daya Manusia, karena untuk membangun Indonesia lebih baik, tidak bisa hanya mengandalkan sumber daya alamnya saja atau tangible asset, tetapi juga harus bersandar pada intangible asset, yaitu sumber daya manusia yang berkualitas, unggul dan berkompeten. Oleh karena itu, kerja sama lembaga pendidikan ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Kesepakatan bersama yang dilakukan oleh BPSDM Perhubungan dan Universitas Sam Ratulangi bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi SDM, penguasaan teknologi dan kemampuan manajemen di bidang transportasi, yaitu dengan kegiatan ilmiah, bimbingan, pengajaran dan pelatihan tenaga profesional, serta kegiatan lain yang disepakati. “Kerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi ini menjadi penting karena kami sama-sama di bidang pendidikan, maka untuk penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat termasuk Diklat Pemberdayaan Masyarakat bisa bersinergi. Diklat DPM ini sangat bermanfaat untuk wilayah-wilayah yang ada di pesisir, yang mayoritasnya adalah nelayan, karena kita memberikan pelatihan yang berkaitan dengan BST dan SKK 60 mil”, jelas Sugihardjo.

Sebagaimana diketahui, sekolah-sekolah di lingkungan BPSDM Perhubungan merupakan pendidikan vokasi, salah satunya Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, sehingga para lulusan tidak hanya memiliki ijasah diploma tetapi juga mendapatkan sertifikat kompetensi sesuai dengan profesinya. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.