Press "Enter" to skip to content

Bangunan Rusak, Jokowi Batal Resmikan Bandara Siau

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID. – Kementerian Perhubungan resmi menunda Peresmian Bandar Udara Siau yang sebelumnya dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Penundaan ini dikarenakan terjadinya force majeure berupa kerusakan beberapa bangunan bandar udara akibat cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro pada tanggal 14-15 Februari 2021.

Akibat yang ditimbulkan cuaca ekstrem tersebut, Bandar Udara Siau mengalami kerusakan di beberapa bagian bangunan, seperti atap terminal penumpang yang roboh dan berakibat juga kerusakan parah pada bagian plafon dan instalasi listrik di Gedung Terminal Bandara.

Cuaca ekstrem ini juga mengakibatkan dinding kaca alumunium gedung kantor pada sisi yang berhadapan dengan terminal roboh.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto mengatakan, meski Bandar Udara Siau dibatalkan peresmiannya, namun bandara tersebut  tetap dapat beroperasi tanpa menunggu peresmian. “Terkait dengan penundaan peresmian Bandar Udara Siau, terjadi karena cuaca ektrem yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara, sehingga mengakibatkan kerusakan di bagian atap ruang tunggu. Namun, operasional bandar udara masih dapat berjalan meskipun mengalami penundaan peresmian,” jelas Dirjen Novie Riyanto.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Naha Tahuna selaku penanggung jawab, telah melaporkan kejadian tersebut untuk selanjutnya dilakukan investigasi. “Selanjutnya, kami akan melakukan audit investigasi dari kerusakan yang terjadi,  sebelum memuat ulang instalasi bandar udara dan nantinya diresmikan,” kata Dirjen Novie Riyanto.

Bandar Udara Siau sendiri memiliki Runway sepanjang 1.325 x 30 m, Taxiway sepanjang 75 x 15 m, Apron seluas 70 x 60 m, dan gedung terminal seluas 600 m2. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat sejenis ATR-72.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meresmikan dua bandar udara, yakni Bandara Toraja dan Bandara Pantar, yang terpusat di Bandar Udara Toraja, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.