TANGERANG, BISNISJAKARTA.ID – Bank Syariah Indonesia (BSI) menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta untuk membantu renovasi dan pembangunan Musholla Al Kautsar. Penyerahan bantuan dilaksanakan di musholla yang beralamat di Perumahan Magkota Simprug, Paninggilan Utara, Ciledug – Kota Tangerang, Senin (25/5).
Bantuan diserahkan Siti Raiqah dari BSI Jakarta Barat dan diterima Ketua DKM Musholla Al Kautsar H. Samsul Bahri, disaksikan sejumlah pengurus musholla dan tokoh masyarakat.
Musholla Al Kautsar yang berlokasi di Perumahan Mahkota Simprug RT 002 RW 015 Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug – Kota Tangerang, merupakan salah satu alternatif tempat ibadah khususnya untuk sholat fardhu berjemaah.
Lokasinya yang berada di tengah pemukiman warga itu dirasakan sangat penting karena selama ini selain berfungsi sebagai tempat sholat berjemaah juga dijadikan tempat kegiatan syiar Islam lainnya, seperti kegiatan memperingati hari-hari besar Islam.
Namun kondisi musholla terutama fasilitas pendukung lainnya dirasakan belum refresentatif lantaran belum tersedianya tempat wudhu khusus wanita yang tertutup.
Atas dasar itulah, pengurus musholla Al Kautsar membangun tempat wudhu terpisah antara tempat wudhu wanita dan pria, pembangunan toilet, dan kamar mandi serta penataan halaman musholla yang nantinya dapat dijadikan tempat sholat ketika ruangan yang tersedia tidak mampu menampung jemaah, khususnya ketika pelaksanaan kegiatan hari-hari besar Islam dan sholat teraweh.
Saat ini renovasi dan pembangunan sudah menyelesaikan tempat wudhu Pria dan Wanita, dan secara bertahap renovasi akan menyentuh bangunan utama serta halaman musholla.
Rencananya, halaman musholla akan diganti keramik agar jemaah nantinya lebih nyaman seperti sholat teraweh atau berbagai kegiatan lainnya. Dengan lantai keramik, pengurus tak perlu lagi setiap sholat teraweh harus pasang dan lipat terpal sebagai alas tempat sholat.
Dengan lantai keramik, nantinya aktivitas mengelolah hewan kurban lebih efektif dan efisien. Artinya tak perlu lagi harus pasang dan lipat serta bersihin terpal, karena daging kurban bisa dihamparkan di lantai sebagaimana di tempat-tempat lainnya yang menyelenggarakan pemotongan hewan kurban. ***










