JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas antusiasmenya mengikuti program Motor Gratis (Motis) pada Lebaran 2026. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar pada kegiatan Apresiasi Peserta Motis Lebaran 2026 di Jakarta, Kamis (2/4).
Arif mengatakan, program Motis diselenggarakan dengan tujuan untuk menekan angka pemudik roda dua atau motor di jalan raya dan mengalihkannya ke moda transportasi kereta api yang lebih aman dan nyaman. Arif mengatakan, dari total kuota yang disediakan sebanyak
11.900 unit motor, realisasi angkutan mencapai 12.419 unit atau sebesar 104,36 persen dari target. Realisasi tersebut belum termasuk dengan angkutan contraflow yang mencapai 1.304 unit motor yang tetap dilayani meski tidak masuk ke dalam target awal.
Arif mengatakan, capaian itu mencerminkan tingginya animo dan kepercayaan masyarakat terhadap program Motis sebagai solusi mudik yang aman, nyaman, dan efisien. “Ke depan, kami berharap kuota program Motis dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Tidak hanya soal angka, DJKA berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan, mulai dari masa pendaftaran (1-29 Maret 2026) hingga penyerahan unit motor di stasiun tujuan. Arif mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan Motis 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.
Evaluasi ini akan dilakukan dengan mencakup seluruh tahapan, mulai dari sosialisasi program, proses pendaftaran baik secara online maupun offline, pelayanan di posko, verifikasi data, proses pengemasan, pengangkutan dengan kereta api, hingga penyerahan motor di lokasi tujuan. “Masukan dari masyarakat menjadi perhatian utama kami untuk memastikan penyelenggaraan Motis ke depan semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna,” terang Arif.
Arif menegaskan, keberhasilan program Motis 2026 tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, operator, mitra pendukung, dan seluruh pemangku kepentingan.
Tak hanya itu, kepatuhan masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam mengikuti program Motis, termasuk dalam mengikuti prosedur, juga menyukseskan rencana operasi.
Adapun kesuksesan program Motis pada 2026 merupakan kelanjutan dari tren positif kepercayaan masyarakat yang telah terbangun selama lebih dari satu dekade. (son)










