Press "Enter" to skip to content

Dorong Peningkatan Lifting, Kepala SKK Migas Kumpulkan CEO KKKS

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Satuan Kerja Khusus PelaksanaKegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terusmelakukan berbagai upaya, terobosan dan langkah-langkahout of the box untuk mendorong peningkatan lifting migas. Terdapat 4 (empat) kegiatan utama hulu migas yang berdampak langsung terhadap penambahan produksi migasyaitu kegiatan pemboran sumur pengembangan, well service, workover serta proyek-proyek hulu migas. Untuk memastikanbahwa program yang telah ditetapkan dan disetujui SKK Migas terlaksana sepenuhnya, sekaligus mencari terobosan dan upaya out of the box di sisa tahun 2024, Kepala SKK Migas mengumpulkan CEO KKKS di Jakarta, belum lama ini.

Untuk tahun 2024, SKK Migas dan Kontraktor Kontrak KerjaSama (KKKS) telah menetapkan work, program & budget (WP&B) kegiatan pemboran sumur pengembangan, well service dan workover secara masif dan agresif. Hal ini terlihatdari target pemboran sumur pengembangan yang meningkatsebesar 17%, kegiatan workover ditargetkan meningkat 43% dan kegiatan well service ditargetkan meningkat 40%.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam arahannyamenyampaikan bahwa program dan dana yang sudah disetujuidi WPnB 2024 harus bisa dilaksanakan secara optimal, karenatarget produksi dan lifting tersebut dapat dicapai jika seluruhprogram di WPnB dilaksanakan. Dalam pengarahannya, Dwi juga menyinggung permintaan Presiden yang tidak boleh lifting minyak turun seliterpun, sehingga dia mengajak agar seluruhpimpinan KKKS memiliki sense of crisis & sense of urgencyterkait situasi lifting minyak yang masih belum mencapai target.

Bisa dan tidaknya meningkatkan lifting minyak dan gas, akanterlihat apakah semua kegiatan-kegiatan utama yang berkontribusi dalam menambah produksi bisa dijalankan. Jikahingga sekarang ini pencapaian kegiatan pemboran sumurpengembangan, wokrover dan well service masih dibawahtarget, maka akan sulit untuk bisa meningkatkan produksiminyak dan gas”, ujar Dwi.

Kemudian Dwi mengajak kepada pimpinan KKKS untukmelakukan best effort dan kerja cerdas agar program-program yang sudah disetujui SKK Migas dalam WPnB 2024 bisaseoptimal mungkin dikerjakan hingga akhir tahun. “Kita tahubahwa tahun 2024 tinggal 2 bulan dan sekian hari, tetapi halini bisa kita kompensasi dengan pelaksanaan kegiatanpemboran, well service dan workover dengan lebih baik, darisisi proses, penggunaan teknologi, memperbanyak SDM yang dilibatkan, waktu kerja yang ditambah dan lainnya, sehinggasetiap kegiatan yang dilakukan bisa selesai lebih cepat daripekerjaan diwaktu normal”, imbuhnya.

Kita semua menyadari bahwa situasinya sudah tidak normaldan butuh best effort serta upaya-upaya yang out of the box. Oleh karena itu, saya minta agar para CEO KKKS untuk dapatlebih fokus dan mencari terobosan-terobosan agar kegiatanyang berdampak pada penambahan produksi migas dapatdituntaskan dan selesai lebih lebih cepat”, pinta Dwi.

Saya memberikan apresiasi kepada KKKS yang hinggaSeptember 2024 telah menyelesaikan kegiatan sumurpengembangan, workover dan well service dengan jumlahlebih banyak dibandingkan capaian yang sama tahun lalu, yaitu kegiatan pemboran sumur pengembangan secara year on year (YoY) mencapai 109%, workover 120% dan well service 110%. Saya minta agar disisa tahun ini kecepatanpenyelesaian kegiatan ditingkatkan, agar semua sumber dayayang ada dapat dioptimalkan agar diperoleh tambahanproduksi minyak dan gas untuk dapat mendekatkan dengantarget lifting yang telah ditetapkan”, pungkas Dwi.

Dalam pertemuan tersebut, CEO KKKS menyampaikanpotensi-potensi penambahan produksi dari wilayah kerjanyayang dapat mendukung upaya peningkatan lifting. Mereka jugamenyampaikan harapan agar hambatan di industri hulu migasdiselesaikan. Hambatan yang sering ditemui antara lain terkaitperizinan, AMDAL, tumpang tindih dengan lahan pertanianmaupun kawasan hutan, kurangnya dukungan pemerintahdaerah, infrastruktur gas yang harus terus dibangun agar dapat mengalirkan gas dari hulu ke pengguna gas.

Berdasarkan data di SKK Migas, hingga September 2024kegiatan pemboran sumur pengembangan sudah mencapai 634 sumur dibandingkan dengan periode yang sama tahunlalu sebanyak 583 sumur. Untuk kegiatan work over telahdiselesaikan 765 sumur dibandingkan periode yang samatahun sebelumnya sebanyak 635 sumur. Adapun untuk well service hingga September 2024 sudah diselesaikan 27.868 kegiatan atau meningkat jika dibandingkan dengan realisasiperode yang sama tahun lalu sebanyak 25.406 kegiatan. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.