TANGERANG, BISNISJAKARTA.ID – Jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada semester pertama tahun ini mencapai 26 juta penumpang atau lebih tinggi sekitar 2% dibandingkan Semester pertama sebelum Covid-19 sebanyak 25,48 juta penumpang.
Jumlah penumpang pada Januari – Juni 2024 tersebut juga meningkat sekitar 6% dibandingkan dengan Januari – Juni 2023 yang tercatat 24,45 juta penumpang.
Pgs. SVP of Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Cin Asmoro mengatakan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terus bergeliat sejak status pandemi dinyatakan berakhir di Indonesia pada Juni 2023. “Kami berupaya untuk terus menjaga dan meningkatkan kontribusi Bandara Soekarno-Hatta, yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, terhadap pertumbuhan ekonomi nasional termasuk sektor pariwisata,” ujar Cin Asmoro.
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda mengatakan sepanjang 6 bulan pertama tahun ini Bandara Soekarno-Hatta melayani hingga 175.359 penerbangan. “Khusus Juni 2024, 5 rute domestik tersibuk dari dan ke Bandara Soekarno adalah Denpasar, Surabaya, Medan, Makassar dan Balikpapan. Sedangkan 5 rute internasional tersibuk yakni Singapura, Kuala Lumpur, Jeddah, Doha dan Hong Kong,” ujar Dwi Ananda.
Penumpang 20 Bandara
Sementara itu, jumlah penumpang di seluruh bandara AP II yang berjumlah 20 bandara termasuk Bandara Soekarno-Hatta tercatat 40,05 juta penumpang atau meningkat sekitar 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 39,04 juta penumpang.
Cin Asmoro menuturkan AP II menargetkan jumlah penumpang hingga akhir 2024 dapat mencapai 91,08 juta penumpang atau merefleksikan tingkat pemulihan lebih dari 100% dibandingkan saat belum ada pandemi pada 2019 yakni sekitar 90,77 juta penumpang. (son)










