JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Kepala Divis Program dan Komunikasi Satuan KerjaKhusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi(SKK Migas) Hudi D. Suryodipuro mengatakan, SKK Migas dan KKKS terus meningkatkan kegiatan workover, well service, juga pemboran sumur pengembangan. “Kegiatan tersebut terus meningkat dalam jumlah yang signifikan,” kata Hudi di Jakarta, Rabu (24/4).
Hudi mengatakan, untuk kegiatan workover jika tahun 2021 terdapat 566 sumur, maka ditahun 2023 meningkat menjadi 834 sumur atau naik sekitar 47,3%. Begitu pula kegiatan well service yang ditahun 2021 sebanyak 22.790 kegiatan, maka di tahun 2023 mencapai 33.412 atau naik 46,6% dalam waktu 3 tahun. Dia menambahkan untuk tahun 2024 workover ditargetkan 905 sumur dan well service 35.690 kegiatan.
Lebih lanjut, Hudi menjelaskan upaya untuk menjaga produksi tetapoptimal dilakukan pula dengan meningkatkan pemboran sumurpengembangan. Jika tahun 2021 realisasi pemboran sumurpengembangan sebanyak 480 sumur, maka dalam 3 tahun ditahun2023 meningkat menjadi 799 sumur atau naik 66,5%.
Ini menunjukkan bahwa SKK migas dan KKKS melakukan kegiatanyang masif dan agresif dan bekerja keras untuk menjagaproduktivitas lapangan migas. “Kerja keras SKK Migas dan KKKS, terlihat dari tren produksi minyak dan gas yang mulai membaik, yang ditandai dengan decline rate yang bisa yang di tahun 2023 hanya1,1% dibandingkan laju decline rate dari tahun 2016 hingga 2022 yang rata-rata sekitar 5%. Bahkan untuk gas, di tahun 2023 sudahterjadi incline rate sebesar 2,1%,” ujar Hudi.
Ia mengatakan, realisasi produksi bulan April 2024 sudah menunjukkan trenpeningkatan di angka 581 ribu barel. Kami mengharapkan dukunganpara pemangku kepentingan yang terkait, agar seluruh program seperti reaktivasi sumur, pemboran, well service dan lainnya bisadilaksanakan semuanya, sehingga tren produksi yang naik lagi bisadipertahankan sehingga diakhir tahun ini produksi minyak lebihtinggi lagi dari saat ini.
Untuk mendorong tambahan produksi migas, ungkap Hudi, saat ini SKK Migas sedang melakukan akselerasi penyelesaian proyek-proyek hulumigas yang ditahun 2024 ditargetkan dapat diselesaikan 15 proyekhulu migas yang akan memberikan tambahan produksi minyaksebesar 46.837 barel minyak per hari (BOPD) dan tambahanproduksi gas sebesar 351 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan 192 MT/D LPG.
SKK Migas optimis dengan investasi yang terus meningkat sejak 2021 hingga saat ini, serta semakin masifnya berbagai program sertakeberhasilan menjaga fasilitas produksi beroperasi secara optimal, serta selesainya proyek-proyek hulu migas, maka upaya mendorongpeningkatan produksi minyak dan gas dapat terwujud.
Untuk mendukung keberlanjutan industri hulu migas dalam jangkapanjang, Hudi menginformasikan, SKK Migas sedangmendorong akselerasi dari setiap penemuan agar dapat segeradiproduksikan, termasuk bagaimana agar giant discovery di North Ganal dan Layaran-1. “Ini adalah upaya kami yang tidak hanyamengejar target jangka pendek, tetapi juga memastikan kontribusiindustri hulu migas dalam jangka panjang untuk mendukungketahanan energi dan pembangunan nasional,” pungkas Hudi. (son)










