JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Terhitung sejak tahun 1993 – 2023 lalu, WK Jabung telah membukukan produksi kumulatif sebesar 423 juta Barrel Oil Equivalent (BOE) yang meliputi Minyak sebesar 97,06 juta BOE, Kondensat sebesar 61,25 juta BOE, LPG sebesar 112,37 juta BOE, dan Gas sales sebesar 152,48 juta BOE demgan total pendapatan pemerintah sebesar 13,94 milyar dolar.
Exploration Manager PetroChina International Jabung Ltd. Hendra Niko Saputra saat media gathering di Jakarta, Senin (18/3) mengatakan, PetroChina Jabung berkomitmen dan terus melanjutkan produksi dan pengembangan lapangan-lapangan migas yang saat ini sedang berproduksi untuk mempertahankan dan atau meningkatkan produksi melalui kegiatan pemboran, kerja ulang, perawatan sumur dan penambahan fasilitas produksi.
Menurut Hendra, PetroChina Jabung juga melaksanakan kegiatan eksplorasi untuk menemukan lapangan migas baru untuk dapat dikembangkan dan meningkatkan produksi migas di WK Jabung.
Ia mengatakan, pemanfaatan teknologi baru untuk mendorong peningkatan produksi Jabung menjadi peioritas demi mendukung upaya pencapaian target produksi migas nasional 1 juta BOPD minyak dan 12 BSCFD gas di tahun 2030.
Untuk program yang tengah dikembangkan khususnya bulan Februari lalu, kata Hendra, diantaranya melakukan Well rig-up untuk program eksplorasi di sumur NEB Base-3. Sementara tajak sumur pengembangan telah dimulai di Gemah-74 dan sedang berlangsung di Gemah-77.
Sedangkan pemboran sumur pengembangan pertama tahun 2024 yaitu sumur Gemah-74 telah berhasil mendapatkan hidrokarbon minyak sebesar 1.323 BOPD, 2,4 MMSCFD, 0 BWPD, WHP 1138 psig pada jepitan 32/64-inch di lapisan L3 zona Lower Lumut Formasi Lower Talang Akar.
Saat ini sedang dilanjutkan dengan pemboran kedua yaitu Gemah-77 dengan target minyak sebesar 200 BOPD. Program workover di 4 sumur dan 14 aktivitas well services telah dilaksanakan.
Tahun ini, jelas Hendra, PetroChina Jabung membuat Program Pengembangan dan eksplorasi yaitu melaksanakan pengeboran 9 sumur pengembangan, 23 sumur workover (kerja ulang) dan 194 well services (perawatan sumur).
Sementara Program Eksplorasi meliputi pelaksanaan pengeboran 2 sumur eksplorasi (1 sumur eksplorasi dimulai akhir tahun 2023) dan akuisisi seismik 3D dan 2D.
Selain itu, membangun tambahan fasilitas produksi di lapangan Panen serta melaksanakan perbaikan rutin kompresor di beberapa fasilitas. (son)










