Press "Enter" to skip to content

Jokowi Minta, BTN Bantu Tekan Backlog Perumahan

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Bank Tabungan Negara (BTN) membantu pemerintah dalam menekan backlog perumahan. Hal ini disampaikan Jokowi lewat video  saat peluncuran logo baru dan perayaan 74 Tahun BTN di Indonesia Arena Jakarta, Minggu (3/3).

Menurut Jokowi, Backlog perumahan sendiri merupakan kondisi kesenjangan antara jumlah rumah yang sudah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan masyarakat.

“Saya mendorong BTN untuk terus berinovasi dengan digitalisasi, sinergi, dan kolaborasi untuk menciptakan layanan perbankan yang modern, canggih, serta dapat membantu menuntaskan persoalan backlog perumahan di Indonesia,” kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga turut menyampaikan ucapan dan harapannya secara langsung kepada jajaran BTN.

Erick menekankan tingginya jumlah penduduk perkotaan dibanding pedesaan di tengah angka backlog perumahan yang kini mencapai 12,7 juta. “Artinya apa? Angka 1 juta hingga 1,5 juta (penyediaan) rumah (per tahun) ke depan ini harus menjadi trobosan. BTN sudah melakukan, sisanya tentu Pak Bas (Basuki) dan pemerintah. Kita harus kerja lebih keras lagi,” kata Erick.

Sedangkan Basuki menekankan agar BTN dapat menurunkan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) non-subsidi seiring dengan tranformasi yang dilakukan BTN saat ini.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan, rebranding logo baru ini merupakan bagian dari tranformasi BTN selama 5 tahun terakhir di ranah digital, bisnis proses, culture, dan lain sebagainya. “Kami akan tetap mempertahankan tagline yang selama kita dorong ke masyarakat untuk mendorong masyarakat muda dan milenial mulai menabung dan memiliki rumah,” ujar Nixon. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.