BALI, BISNISJAKARTA.ID – Industri hulu migas menunjukkan komitmennya untuk mendukung kegiatan ekonomi di tanah air. Di sela acara 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (ICIUOG) 2023 di Nusa Dua, Bali, sedikitnya terdapat 16 perjanjian yang terdiri dari 9 (Sembilan) perjanjian jual beli gas (PJBG) dan 7 (tujuh) penandatanganan Head of Agreement (HOA) diteken.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), Dwi Soetjipto mengungkapkan pelaksanaan ICIUOG 2023 menjadi momentum tepat bagi para pelaku usaha untuk mempererat kerjasama sejalan dengan program peningkatan penggunaan migas. “Berbagai perjanjian penjualan minyak dan gas bumi akan ditandatangani pada hari ini dan pada hari Jumat (22/9), dengan estimasi revenue US$4.760,66 juta,” kata Dwi di sela acara.
Dwi menuturkan industri hulu migas selalu berusaha mencapai target jangka panjang dalam pemenuhan kebutuhan energi. Hal itu akan juga menjadi pembahasan dalam ICIUOG 2023. “Kami harap dukungan serta masukan stakeholder bisa menjadi basis penting dalam upaya meningkatkan investasi hulu migas demi mendapatkan cadangan sekaligus mengurangi emisi,” ujar Dwi. (son)










