Press "Enter" to skip to content

AP II Kenalkan Konsep Ini Untuk Lancarkan Angleb, Apa Itu ?

Media Social Share

JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Lalu lintas penerbangan pada periode Angkutan Lebaran 2023 di bandara PT Angkasa Pura II diproyeksikan menyamai Angleb 2019 sebelum adanya pandemi COVID-19.

Sejalan dengan itu dalam Angleb 2023, AP II meningkatkan kesiapan dalam mengantisipasi tumbuhnya penerbangan dan penumpang pesawat khususnya di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia.

Presdir AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, setelah tiga tahun sejak pandemi, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik tanpa status PPKM sejalan dengan semakin baiknya penanganan pandemi. Di dalam mengantisipasi peningkatan penerbangan pada Angleb 2023, “AP II harus melakukan cara-cara yang tidak biasa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Oleh karena itu, kata Awaluddin, pada Angleb 2023 ini AP II untuk pertama kalinya mengenalkan konsep Airport Command Center Multikendali guna memastikan kelancaran operasional Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara jangkar rute domestik.

Awaluddin menambahkan, melalui Airport Command Center Multikendali keseluruhan operasional Bandara Soekarno-Hatta dapat dipantau untuk memastikan terpenuhinya aspek keselamatan, keamanan, pelayanan dan kepatuhan terhadap regulasi.

Airport Command Center Multikendali mengintegrasikan infrastruktur teknologi yang dimiliki Bandara Soekarno-Hatta yakni Airport Operation Control Center (AOCC), Airport Infrastructure Control Center (AICC), Land Transport Operation Center (LTOC) dan Airport Security Operation Center (ASOC).

Airport Operation Control Center (AOCC) merupakan infrastruktur teknologi yang menyediakan beragam informasi terkait operasional dan pengelolaan sumber daya bandara seperti alokasi parkir pesawat, boarding lounge, konter check-in dan lainnya.

Sementara itu, Airport Infrastructure Control Center (AICC) adalah infrastruktur teknologi guna memonitor infratruktur vital bandara guna memastikan keandalan kelistrikan yang menyangkut aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Land Transport Operation Center (LTOC) sendiri digunakan untuk mengelola dan memantau layanan transportasi darat bagi penumpang, seperti ketersediaan bus, taksi, taksi online dan transportasi pemadu moda lainnya.

Adapun Airport Security Operation Center (ASOC) adalah infrastruktur teknologi guna mendukung keamanan berjalan dengan baik di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, antara lain dengan memastikan keseluruhan operasional sekitar 1.200 unit CCTV berjalan baik.

Awaluddin memastikan, Airport Command Center Multikendali sangat berperan penting dalam mengantisipasi lonjakan penerbangan pada puncak arus mudik Angleb 2023 pada 19 – 21 April 2023. (son)

Mission News Theme by Compete Themes.