BELITUNG, BISNISJAKARTA.ID – Sebanyak 50 maskapai penerbanga menggelar pertemuan di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, 10-11 Maret 2023 untuk membahas kolaborasi dalam memperkuat tren pemulihan lalu lintas penerbangan nasional yang tertekan pandemi COVID-19.
President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pertemuan AP II dengan sekitar 50 maskapai secara langsung ini merupakan yang pertama kali digelar sejak pandemi. “Airlines Gathering 2023 adalah yang pertama sejak pandemi. Pertemuan tahun ini menandakan semangat yang sama antara operator bandara dan operator penerbangan untuk bangkit dan mengakselerasi pemulihan lalu lintas penerbangan,” ujar Awaluddin.
Awaluddin mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 adalah suatu periode yang dampaknya sangat buruk bagi industri penerbangan dan pariwisata. “April 2020 adalah titik nadir terbawah, di mana lalu lintas penerbangan di bandara-bandara AP II saat itu hanya sekitar 10% dari kondisi normal sebeluma adanya pandemi. Pada 2020 – 2021, jumah penumpang di bandara AP II hanya berkisar 32-35 juta penumpang,” katanya.
AP II bersama maskapai berkolaborasi, berjuang bersama untuk kembali memperkuat konektivitas penerbangan dan hasilnya jumlah penumpang di 20 bandara AP II mencapai 62 juta penumpang atau sekitar 70% recovery rate (tingkat pemulihan) dari kondisi 2019 sebelum adanya pandemi. “Hasil ini tidak datang dengan mudah, tetapi berkat perjuangan AP II dan maskapai serta didukung pemerintah,” ujar Awaluddin.
Pada tahun ini, AP II mengajak maskapai untuk lebih mengakselerasi pemulihan penerbangan. Dan, forum yang digelar di Belitung ini merupakan satu upaya dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi. (son)










