MEDAN, BISNISJAKARTA.ID – Sebagai bagian dari warga dunia, Indonesia terus berupaya mengakselerasi transisi menuju ekosistem energi baru terbarukan (EBT) baik untuk kendaraan maupun pembangkit energi. Namun demikian diperlukan kehati-hatian dalam melakukan transisi energi. “Bagaimanapun proses transisi energi ini perlu dilakukan secara cermat. Kita tidak ingin keputusan yang gegabah justru membawa kita pada situasi yang harus kita hindari,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutan acara 2nd Northern Sumatera Forum di Medan, Jumat (28/10).
Krisis energi sedang terjadi di eropa saat ini, lata Erick, proses transisi yang gegabah dan tanpa perhitungan yang matang antara kebutuhan dan supply nasional bisa menghambat laju pertumbuhan ekonomi. Itu pun, bisa terjadi di Indonesia sebagai negara yang sedang tumbuh-tumbuhnya.
Erick mengingatkan agar Indonesia menjaga kedaulatan energinya. “Jangan hanya menjadi konsumen energi bersih atau sekedar menjadi produsen sehingga tergantung dengan supply chain. Kita harus bisa memastikan mandiri dan justru membangun ekosistem kita di mana mereka dan kita saling menguntungkan tetapi tentu kita yang menentukan daripada transisi ini,” tambahnya.
Menurut Erick, pemerintah terus memacu kinerja produksi nasional untuk mengurangi ketergantungan import dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini. Di sisi lain Pertamina tengah berkolaborasi para pemain Migas Global dan Pengembangan teknologi carbon capture and storage untuk menanggulangi emisi karbon pengguna energi fosil. “Dalam proses menuju transisi, BUMN sebagai penggerak sepertiga perkembangan nasional berperan sebagai penopang ekosistem tersebut,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus, mengatakan SKK Migas mendukung upaya pemerintah melakukan transisi energi, namun juga tetap terus melakukan eksplorasi karena energi masih sangat penting dan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan energi secara nasional. “Transisi energi dibutuhkan dan salah satu isu global yang mempengaruhi industri hulu migas, SKK Migas memposisikan diri mendukung transisi energi,” kata Rikky. (son)










