JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Bank Jateng Cabang Jakarta menyerahkan Hadiah I berupa satu unit mobil Mitsubishi Xpander kepada pemenang undian Tabungan Bima periode pertama tahun 2022, Heryana – warga Jalan Swadaya – Pondok Rangon, Cipayung – Jakarta Timur. Prosesi penyerahan hadiah dilakukan Pemimpin Bank Jateng Cabang Jakarta Wasito Adi Waluyo berlangsung di Dealer Resmi Mitsubishi Saharjo Jakarta, Kamis (7/4).
Pemimpin Bank Jateng Cabang Jakarta Wasito Adi Waluyo mengatakan, pemberian hadiah ini sebetulnya merupakan salah satu bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih Bank Jateng pada nasabah, karena dari nasabah, Bank Jateng bisa hidup dan berkembang. “Mudah-mudahan dari hadiah ini menjadi spirit baru bagi masyarakat untuk menabung di Bank Jateng, karena bagaimanapun juga layanan kepada nasabah selalu kami utamakan karena nasabah adalah raja bagi kami,” kata Wasito.
Pada masa pandemi Covid-19 ini, jelas Wasito, Bank Jateng mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi digital untuk memberikan layanan maksimal kepada nasabah. Inovasi tersebut antara lain Non Cash Transaction (NCT), Cash Management System (CMS) untuk intansi pemerintah maupun non pemerintah, CDM, CRM, Internet Banking, Mobile Banking, Cardless dan QRIS. Cardless adalah transaksi pengambilan uang di mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) tanpa menggunakan kartu ATM.

Untuk dapat menggunakan layanan Cardless, jelas Wasito, nasabah sebelumnya harus mendaftarkan diri sebagai pengguna layanan Mobile Banking. Dengan menggunakan layana Cardless nasabah akan menerima token, dan selanjutnya nasabah mendatangi ATM Bank Jateng, kemudian tekan enter dan langsung masukan token tersebut. Kemudian akan keluar nilai nominal yang sudah dipilih sebelumnya, tanpa memasukan kartu ATM.
Produk layanan terbaru dari Bank Jateng, jelas Wasito Adi Waluyo yaitu mengembangkan produk QRIS. Nantinya nasabah Bank Jateng dapat bertransaksi di merchant/toko atau pedagang-pedagang pasar yang sudah bekerjasama dengan Bank Jateng.
Dengan bermodal ponsel, kata dia, nasabah dapat bertransaksi, input nominal yang harus dibayar dan kemudian ditap dengan QRIS. Nanti akan secara otomatis tagihan akan terbayar (dengan pemindahbukuan) dari rekening tabungan si nasabah ke rekening merchant/toko. “Jadi ini produk kami yang terbaru, walaupun masih ada produk berbasis digital kami lainnya,” katanya.
Bank Jateng juga sedang mengembangkan teknologi lainnya, dimana nantinya teknologi tersebut akan memberikan kemudahan dan layanan maksimal kepada nasabah agar transaksi lebih mudah, nyaman, dan aman.
Terhadap kinerja Bank Jateng Cabang Jakarta, Wasito Adi Waluyo mengatakan, meski pandemi Covid-19 ternyata kinerja cukup positif. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan jumlah nasabah baru serta pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara signifikan.
Adi mengaku, sejak lama Bank Jateng sudah berencana membuka Kantor Cabang Pembantu di sejumlah wilayah di Jakarta untuk mengakomodasi banyaknya calon nasabah Bank Jateng. “Sebenernya manajemen sudah lama untuk membuka KCP di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, tetapi karena pandemi Covid-19, rencana itu tak segera terealisasi,” katanya.
Sementara Heryana mengaku tak percaya ketika secara lisan disampaikan melalui Mabea TNI mendapat hadiah sebuah mobil dari Bank Jateng. Antara percaya dan tidak menyangka, bahkan tadinya berpikir itu aksi penipuan, dan setelah mendapat informasi dari ketua koperasi Babinkum TNI, barulah percaya.
Heryana mengaku sudah sekitar empat tahun menjadi nasabah Bank Jateng. Hal ini dilakukan karena kantor (Babinkum TNI) sudah melakukan kerjasama dengan Bank Jateng. Kerjasama itu telah memberikan banyak kemudahan kepada anggota koperasi untuk mendapatkan fasilitas dan layanan dari Bank Jateng.
Ia mengaku, tak berpikir untuk untuk mendapatkan hadiah tetapi semata-mata karena adanya layanan yang baik serta dengan mudah mendapatkan layanan, seperti pinjaman (peraonal loan) dengan bunga rendah. “Layanan yang baik serta kemudahan akses pinjaman menjadi motivasi banyaknya anggota koperasi Babinkum TNI yang menjadi nasabah Bank Jateng,” ungkap Heryana.
Heryana sendiri mengaku manfaatkan pijamanan dari Bank Jateng sebesar Rp 200 juta, yang digunakan istrinya untuk membuka usaha dalam rangka membantu ekonomi keluarga. “Alhamdulillah, selama ini berjalan baik,” paparnya. (son)










