TANGERANG, BISNISJAKARTA.ID – Warga Perumahan Mahkota Simprug – Ciledug, Kota Tangerang mengisi malam minggu dengan menyaksikan berbagai hiburan dan panggung gembira dalam rangka merayakan HUT Kemerkadaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di RW 016 Kelurahan Larangan, Kecamatan Ciledug – Kota Tangerang, Sabtu (29/8)
Gelaran bertajuk pentas hiburan dan seni itu menghadirkan beberapa biduan dari Ibukota Jakarta. Ratusan warga larut dalam semarak kemerdekaan dengan menari dan berjoget. Tak hanya sajian lagu-lagu perjuangan dan tari-tarian, makin larut malam lagu-lagu pop yang digemari kaum milenial dan generasi Z juga didendangkan. Tak ketinggalan, warga juga menyajikan berbagai tari dan lagu untuk menghibur warga dan masyarakat yang berdatangan dari sekitar perumahan.
Ketua RW 016 Kelurahan Larangan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang H. Azhar mengatakan, gelaran semarak kemerdekaan ini dihelat telat lantaran banyaknya agenda, seperti lomba-lomba khas HUT Kemerdekaan serta berbagai persiapan pentas seni dan tari.
Azhar mengapresiasi keterlibatan dan partisipasi warga dalam berbagai kegiatan, sehingga momentum 81 tahun republik ini menjadi begitu meriah.
Ia mengatakan, Peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekedar kegiatan serimonial atau perlombaan semata. Setiap tanggal 17 Agustus, diingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan, pengorbanan, air mata, bahkan nyawa para pahlawan.
Oleh karena itu, Azhar mengingatkan, sebagai generasi penerus bukan lagi berperang mengangkat senjata, tetapi mengisi kemerdekaan dengan karya, kepedulian, persatuan, dan perbuatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di tingkat RW dan RT, kata dia, semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dengan menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kebersihan lingkungan, membantu tetangga yang membutuhkan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Jangan sampai perbedaan pilihan, pendapat, latar belakang, maupun kepentingan membuat kita terpecah belah. Sebaliknya, mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan,” pesannya.
Di usia 81 tahun, kata Azhar, tantangan Indonesia semakin besar. Kemajuan teknologi, jelas Azhar, memberikan banyak manfaat, tetapi juga membawa tantangan baru. Oleh karena itu, mari gunakan teknologi secara bijak, terutama dalam menyampaikan informasi dan berkomunikasi di lingungan masyarakat.
Ia mengajak masyarakat untuk mewariskan kepada anak-anak bukan hanya cerita tentang perjuangan para pahlawan, tetapi juga contoh nyata bahwa kita mampu menjaga persatuan dan membangun lingkungan dengan semangat gotong-royong.
Kemeriahan acara diisi dengan bazar kuliner, penyerahan berbagai hadiah lomba yang sebelumnya sudah digelar sejak awal bulan Agustus. (son)










