JAKARTA, BISNISJAKARTA.ID – Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti kembali menggelar acara wisuda secara onsite untuk pertama kalinya sejak Pandemi Covid-19. Wisuda kali ini dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (15/11).
Dengan mengangkat tema wisudawan dan wisudawati alumni ITL Trisakti siap berbakti membangun dan memajukan sektor transportasi & logistuk nasional NKRI, sebanyak 1.162 lulusan secara resmi menyandang gelar akademiknya setelah lulus studi dari jenjang Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana.
Wisuda onsite perdana pasca pandemi terdiri dari Jenjang Pendidikan Pascasarjana (S-2) Program Studi Magister Manajemen Transportasi, sebanyak 133 orang, Jenjang Pendidikan Sarjana (S-1) Fakultas Manajemen dan Bisnis Program Studi Manajemen sebanyak 716 Orang, dan Jenjang Pendidikan Sarjana (S-1) Fakultas Sistem Transportasi dan Logistik sebanyak 131 orang, Jenjang Pendidikan Sarjana (S-1) Fakultas Teknik Transportasi dan logistik sebanyak 119 orang, dan Jenjang Pendidikan Vokasi (D.III) sebanyak 63 orang.
Rektor ITL Trisakti Tjuk Sukardiman mengungkapkan, capaian yang telah diraih oleh civitas akademika ITL Trisakti dan ucapan selamat kepada seluruh lulusan. Rektor berpesan bahwa kelulusan ini adalah langkah awal memasuki medan perjuangan yang baru akan dimulai.
Menurut Tjuk, keberhasilan merupakan anugerah tersendiri yang patut disyukuri dan momentum ini bukanlah akhir dari bejalar, justru merupakan starting point dalam menghadapi medan belar yang sesungguhnya dalam rangka membangun transportasi dan logistik di Indonesia ini.
Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Trisakti E.D. Bimo Prakoso berpesan agar para wisudawan harus berani menghadapi tantangan global yang semakin berat kedepannya, bekerja keras, cepat tepat, jujur dan berdedikasi.
Ia juga menyampaikan selamat dan sukses kepada ITL Trisakti dalam mengelola pendidikan yang berkualitas dan unggul pada bidang ilmu Transportasi dan Logistik di Tanah Air. “Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan mutu pembelajaran, keilmuan, integritas, dan budaya unggul,” tutup Bimo.
Sementara Ketua Pembina Yayasan Trisakti yang diwakili oleh Julius Yudha Halim mengatakan, Pembina Yayasan Trisakti berharap ITL Trisakti dapat menjadi kampus unggulan berkelas internasional dan mengembangkan entrepreneurship serta teknologi digital yang hijau.
Untuk menunjang karier para wisudawan di masa mendatang, Julius berharap, agar lulusan ITL Trisakti mampu mengembangkan jaringan networkingnya seluas mungkin. “Kita jangan terbelenggu dengan aset, tidak ada modal ataupun tidak ada uang. Tapi kembangkanlah akses networking kalian. Karena itu lebih daripada aset. Maka, bergaulah dan carilah jaringan networking seluas mungkin,” imbuh Julius.
Rektor Universitas Trisakti Kadarsah Suryadi mengucapakan selamat kepada para wisudawan dan berharap kesuksesan di masa mendatang. Ada tiga jenis lulusan yang akan dipilih yaitu profesional, scientist atau peneliti, entrepreneur.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Umar Aris mengingatkan kepada wisudawan bahwa transportasi merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini tantangan perbaikan infrastruktur untuk menurunkan biaya logistik nasional serta isu pemanasan global untuk menurunkan efek emisi rumah kaca guna menciptakan energi yang terbarukan, merupakan isu besar yang harus dihadapi bersama. (son)










